Lewati ke konten utama
  1. Docker/

Belajar Arcane: Docker Management UI Modern untuk Pemula

Penulis
GezyTech
Menulis tentang AI, Linux, Server, Docker, dan teknologi lainnya.

TLDR
#

Arcane adalah web UI open-source untuk mengelola Docker — alternatif modern dari Portainer. Dengan Arcane, kamu bisa mengelola container, images, volumes, networks, dan Docker Compose projects langsung dari browser. Cukup jalankan satu container dengan Docker, dan dashboard siap digunakan. Artikel ini membahas cara instalasi dan fitur-fitur utamanya berdasarkan dokumentasi resmi di getarcane.app/docs.


Pendahuluan
#

Mengelola Docker melalui command line memang powerful, tapi tidak selalu praktis — terutama saat kamu harus mengecek log container, merestart service, atau mengatur Compose project dengan cepat dari ponsel.

Di sinilah Arcane hadir.

Arcane adalah aplikasi web open-source yang menyediakan antarmuka grafis untuk mengelola Docker host. Arcane membaca folder proyek Compose dari host dan menampilkan semua container, image, volume, dan network dalam dashboard yang bersih dan modern.

Dirancang dengan antarmuka yang intuitif, Arcane mendukung berbagai fitur canggih seperti Git-sync untuk Compose files, OIDC Single Sign-On, vulnerability scanning, auto-update detection, dan integrasi dengan registry pribadi termasuk Amazon ECR.

Artikel ini berdasarkan dokumentasi resmi di getarcane.app/docs.


Konten Utama
#

1. Apa Itu Arcane?
#

Arcane adalah aplikasi manajemen Docker berbasis web. Ia membaca folder proyek dari host dan menampilkan semua resource Docker dalam dashboard yang rapi.

Fitur utama Arcane:

Fitur Deskripsi
Projects Kelola Docker Compose projects dengan editor YAML, .env, dan Git-sync
Containers Start, stop, restart, pause, kill, inspect, lihat logs
Images Pull, tag, inspect, prune, hapus — plus deteksi update
Volumes Lihat dan kelola volume Docker
Networks Inspeksi konfigurasi network
Vulnerability Scans Scan image untuk celah keamanan
Templates Deploy dari template Compose siap pakai
Git Sync Clone repositori Git → deploy otomatis sebagai Compose project
OIDC SSO Login dengan Google, GitHub, atau SSO perusahaan
CLI Tool baris perintah @arcane/cli
Mobile App Aplikasi iOS dan Android untuk monitoring

2. Instalasi Arcane
#

Cara termudah menjalankan Arcane adalah dengan satu perintah Docker:

docker run -d \
  --name arcane \
  --restart always \
  -p 3000:3000 \
  -v /var/run/docker.sock:/var/run/docker.sock \
  -v arcane-data:/app/data \
  ghcr.io/arcane-server/arcane:latest

Penjelasan:

  • -p 3000:3000 — akses Arcane di http://server-ip:3000
  • -v /var/run/docker.sock — izinkan Arcane berkomunikasi dengan Docker daemon
  • -v arcane-data — penyimpanan data persisten (proyek, konfigurasi, database)

Setelah container berjalan, buka http://localhost:3000 di browser dan buat akun admin pertama.

3. Instalasi dengan Docker Compose
#

Buat file docker-compose.yml:

services:
  arcane:
    image: ghcr.io/arcane-server/arcane:latest
    container_name: arcane
    restart: always
    ports:
      - "3000:3000"
    volumes:
      - /var/run/docker.sock:/var/run/docker.sock
      - arcane-data:/app/data
      - /path/to/projects:/app/data/projects

volumes:
  arcane-data:

Jalankan:

docker compose up -d

4. Instalasi dengan Podman
#

Arcane juga mendukung Podman. Aktifkan socket terlebih dahulu:

systemctl --user enable podman.socket --now

Lalu jalankan dengan socket Podman:

docker run -d \
  --name arcane \
  -p 3000:3000 \
  -v /run/user/1000/podman/podman.sock:/var/run/docker.sock \
  ghcr.io/arcane-server/arcane:latest

5. Fitur Projects — Manajemen Compose
#

Project adalah folder yang berisi file Compose. Arcane mendeteksi file compose.yaml, compose.yml, docker-compose.yaml, docker-compose.yml, atau podman-compose.yaml/yml.

Tindakan yang tersedia:

  • Up — mulai semua service
  • Down — hentikan dan hapus container
  • Restart — start ulang tanpa recreate
  • Redeploy — tarik image terbaru dan restart
  • Destroy — hapus project dan resources

Git Sync: Kamu bisa menghubungkan project langsung dari repositori Git. Cukup tambahkan repository URL, pilih branch, dan path Compose file. Dengan Auto Sync, Arcane akan polling perubahan dan update project secara otomatis.

Import massal dari JSON:

[
  {
    "syncName": "my-app",
    "gitRepo": "github.com/user/my-app",
    "branch": "main",
    "dockerComposePath": "compose.yaml",
    "autoSync": true
  }
]

6. Fitur Containers
#

Halaman Containers menampilkan semua container di host:

  • Start / Stop / Restart — ubah status berjalan
  • Pause / Unpause — suspend dan resume proses
  • Kill — kirim sinyal ke proses utama
  • Redeploy — tarik image terbaru dan recreate container
  • Commit — jadikan container sebagai image baru
  • Inspect — detail konfigurasi, network, mounts
  • View logs — log viewer dengan format JSON dan logfmt
  • Auto Update toggle — opt-in/out container untuk updater

7. Fitur Images
#

Halaman Images untuk mengelola image Docker:

  • Pull image dari registry
  • Search registry langsung dari dashboard
  • Tag image
  • Inspect — lihat konfigurasi, layer history, attestations
  • Prune — hapus dangling atau image tidak terpakai
  • Update detection — Arcane menandai image yang punya versi lebih baru

Untuk private registries, Arcane bisa menyimpan kredensial dan mencocokkan secara otomatis. Amazon ECR didukung secara first-class dengan auto-refresh token.

8. Templates
#

Arcane memiliki Template Registries — kumpulan template Compose siap pakai untuk deploy aplikasi populer (database, CMS, monitoring tools) dalam satu klik.

9. Vulnerability Scans
#

Arcane dapat melakukan vulnerability scanning pada image Docker untuk mendeteksi celah keamanan. Hasil scan ditampilkan di halaman detail image.

10. OIDC Single Sign-On
#

Arcane mendukung autentikasi OIDC untuk login dengan Google, GitHub, GitLab, atau provider SSO perusahaan:

environment:
  - OIDC_ENABLED=true
  - OIDC_CLIENT_ID=your-client-id
  - OIDC_CLIENT_SECRET=your-client-secret
  - OIDC_ISSUER_URL=https://accounts.google.com

11. Arcane CLI
#

Arcane menyediakan CLI untuk dikelola dari terminal:

npm install -g @arcane/cli

arcane login http://localhost:3000
arcane projects list
arcane project deploy my-project

12. Arcane Mobile
#

Ada aplikasi mobile Arcane untuk iOS dan Android — memungkinkan kamu memonitor container dan project dari ponsel.

13. Perbandingan: Arcane vs Portainer
#

Fitur Arcane Portainer
Lisensi Open-source (GHCR) Community / Enterprise
Git Compose Sync ✅ Bawaan Plugin
OIDC SSO ✅ Bawaan ❌ (Enterprise)
Vulnerability Scan
Update Detection
App Mobile ✅ iOS & Android
Template Registry
Podman Support ❌ (limited)
Amazon ECR ✅ Auto-refresh Manual

Kesimpulan
#

Arcane adalah web UI manajemen Docker yang modern dan kaya fitur. Dibanding Portainer, Arcane unggul dalam Git-sync mulus, OIDC SSO bawaan, vulnerability scanning, dan auto-update detection.

Cocok untuk kamu yang ingin antarmuka yang lebih segar dan modern untuk mengelola Docker — atau untuk pemula yang ingin dashboard intuitif tanpa harus hafal perintah terminal.

Langkah selanjutnya:

  1. Jalankan Arcane: docker run ... ghcr.io/arcane-server/arcane:latest
  2. Akses dashboard di http://localhost:3000
  3. Buat project Compose pertamamu
  4. Atur Git-sync untuk auto-deploy dari repositori

Kunjungi getarcane.app untuk dokumentasi lengkap atau github.com/Arcane untuk source code.

Selamat mencoba! 🐳


Artikel ini ditulis berdasarkan dokumentasi resmi Arcane di getarcane.app/docs. Ditulis dengan bantuan AI dan telah diedit oleh tim GezyTech.